Belum saatnya dewasa

by - May 27, 2017

halo... udan masuk hari kedua di bulan puasa, semoga puasa tahun ini diberi kelancaran... aminnnnn

Hari ini aku mau sedikit berkeluh kesah tentang fenomena remaja saat ini, ya sekisaran anak smp dan smalah... kenapa mereka?? karena aku rasa mereka terlalu cepat dewasa atau bisa dibilang dewasa belum pada waktunya. Memang kita semua tidak bisa menghindari yang namanya arus globalisasi, tapi kita setidaknya bisa menyaring mana yang baik dan yang tidak untuk kita, mana yang sesuai dengan kebudayaan kita, dan mana yang pantas untuk kita.

Kemajuan teknologi yang amat sangat pesat, mengharuskan kita untuk cepat menyaringnya. Bukan hanya anak-anak, tetapi orang tua juga harus belajar agar mereka bisa memantau perkembangan anak mereka. Selain itu sosial media juga sangat berperan penting pada jaman sekarang. Tidak sedikit situs-situs yang belum pantas untuk dilihat oleh anak dibawah umur dan amat sangat mudah diakses oleh mereka. Hal tersebut yang membuat aku khawatir jika tidak ada pengawasan dari orang tua ataupun orang yang lebih tua, bisa-bisa mereka (anak-anak dibawah umur) menyalahgunakan akses internet.

Saat ini banyak peristiwa yang sangat mencengangkan, aku pernah baca berita anak SD yang menganiaya temannya, dan banyak anak dibawah umur yang melakukan hal yang seharusnya mereka belum kepikiran untuk melakukan hal tersebut. Ada salah satu program yang seringa aku tonton yaitu 86 di NET.TV, banyak didapati anak dibawah 15 tahun yang sudah mengenal minuman keras dan hal-hal lainnya yang belum pantas mereka lakukan. Ya... memang amat sangat disayangkan apalagi orang tua mereka bersifat biasa aja, paling cuma menegur dan menurut aku itu gak akan menimbulkan sifat jera. 

Aku tinggal di sebuah desa, dimana sangsi sosial biasaya lebih berat daripada di perkotaan, tetapi hal yang lain aku temui di pedesaan. Hamil di luar nikah memang sih amat miris jika kita mendengar kata-kata itu, teapi sekarang merupakan hal yang biasa, kenapa? karena bukan semakin menurun tapi semakin meningkat kasusmhamil di luar nikah. Sebagai seorang wanita aku selalu bertanya kenapa bisa mereka menyerahkan hal terpenting dalam hidup mereka begitu saja, sesuatu yang gak mungkin dapat mereka miliki kembali. Ditambah lagi hal tersebut dialami oleh anak dibawah umur, banyak anak smp yang seharusnya mereka bermain bersama teman-teman mereka dan mereka menikmati masa-masa yang gak mungkin bisa diulang lagi. Hal yang dulu dianggap tabu tapi sekarang malah sebaliknya. 

Salahkah mereka? tidak... jika orang tua mampu mengawasi dan mendidik anak mereka dengan baik aku rasa hal-hal yang semacam itu tidak akan terjadi. Belajar bukan hanya di sekolah tapi bisa di rumah. Orang tua adalah guru dan teman yang sangat mempunyai peran penting dalam hal mengawasi pergaulan anak dan rumah adalah tempat teaman untuk anak. 

Untuk mencapai cita-cita Indonesia menjadi negara maju tentunya diperlukan generasi-generasi muda yang berkualitas. Dibulan Ramadhan ini semoga kita semua bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dari sebelumnya, menjadi manusia yang selalu menebar kebaikan di manapun mereka berada, menjadi orang-orang yang berkualitas sehingga menjadikan Indonesia lebih aman, damai dan sejahtera. 

Aminnnn

You May Also Like

0 comments